Thursday, September 16, 2010

Surf's Up

Sebuah film animasi yang cukup menghibur saya ketika saya menontonnya di bioskop. Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari film animasi ini karena banyak memberikan pesan-pesan lisan yang sangat positif. Memang film ini tidak sebagus film-film animasi lainnya yang belum lama dirilis dan disaksikan banyak orang, tetapi tidak ada ruginya juga kalau kita menonton film animasi yang satu ini. Film animasi komedi yang dirilis pada pertengahan tahun 2007 ini diproduksi oleh Sony Pictures Animation dan didistribusikan oleh Columbia Pictures serta berhasil mendapatkan nominasi film animasi terbaik pada Academy Award.

 
Film ini berkonsep dokumentasi yang dibintangi oleh para penguin yang senang berselancar. Cerita berawal dari seekor anak penguin yang bernama Cody Maverick yang sangat menyukai permainan selancar sampai-sampai ia bercita-cita untuk menjadi peselancar yang hebat dan terkenal seperti idolanya yaitu Big Z. Dalam sebuah kesempatan, Cody dapat bertemu dengan Big Z dan mendapatkan sebuah kalung yang berbentuk kerang dengan ukiran huruf "Z" di tengah kerang tersebut. Big Z sendiri yang mengalungkan kalung itu ke leher Cody yang akhirnya membuatnya bertekad untuk tetap menjadi peselancar yang hebat dan terkenal. Tetapi tidak disangka-sangka idolanya itu tiba-tiba menghilang dan didapati kabar bahwa Big Z telah meninggal.


Selang beberapa tahun kemudian, Cody semakin besar dan sudah beranjak remaja. Pada saat itu diadakan kompetisi peselancar yang rutin diadakan setiap tahun dengan nama "Surf Contest". Cody sangat antusias mengikuti kompetisi itu walaupun sampai saat itu ia belum bisa berselancar dengan baik. Dengan tekadnya yang bulat ia memaksakan kehendaknya untuk dapat mengikuti kompetisi itu yang akhirnya memaksa ia untuk meninggalkan keluarganya dan pergi ke tempat kompetisi itu diadakan. Sesampainya di sana, ia bertemu dengan para peserta yang lain seperti Tank-Peselancar hebat yang sudah memenangkan pertandingan 9 kali berturut-turut, dan seekor ayam jantan yang tidak kalah hebatnya yaitu Chicken Joe. Selian itu, ia juga bertemu dengan Lani Aliikai-penjaga pantai. Cody menaruh perhatian kepada perempuan itu pada pandangan pertamanya.

Saat kompetisi pertama dimulai, Cody bersama peserta lomba lainnya bersiap-siap di bibir pantai untunk menunggu ombak besar yang datang. Ketika ombak itu datang semua peserta berlomba-lomba berenang menghampiri ombak tersebut. Tetapi pada saat ombak itu mulai trusu dan peserta lain meluncur dengan mulus, tidaklah demikian dengan Cody.Cody mengalami kecelakan yang mengakibatkan ia terlempar sampai ke dasar laut dan tidak sadarkan diri sehingga Lani sang penjaga pantai menolongnya dan membawanya ke dalam hutan. Di hutan itu ada seekor penguin tua yang membantu dalam menyembuhkan Cody. Nyatanya, Cody hanya tertusuk duri dari bulu babi dan setelah duri itu dicabut sadarlah Cody dari pingsannya. Sehabis peristiwa itu Cody tidak kembali ke tempat kompetisi itu melainkan ia berjalan-jalan di dalam hutan bersama dengan si penguin tua itu. Juri perlombaan pun telah menganggap bahwa Cody itu sudah menghilang. Sepanjang perjalanannya di dalam hutan, Cody mulai merasa putus asa karena ia akan kalah dalam kompetisi pertama, bahkan sebuah papan selancar pun ia tak punya. Penguin tua itu menemukan sebuah batang pohon yang besar yang menurutnya dapat dijadikan sebuah papan selancar yang baik. Ia menyarankan kepada Cody untuk membuatnya menjadi sebuah papan selancar yang nantinya akan digunakan untuk kompetisi berikutnya. 
Singkat cerita batang kayu itu menghantarkan kedua penguin itu ke sebuah tempat di mana dulunya adalah kediaman Big Z. Cody sangat penasaran dengan tempat itu lalu dengan segera menghampirinya. Seteleh dilihat dengan cermat, ternyata banyak barang-barang Big Z di sana yang meyakinkan bahwa itu benar adalah kediaman Big Z. Gubuk kecil yang sederhana diisi dengan beberapa peralatan berselancar. Sang penguin tua itu pun terpaku melihat semua itu. Tanpa disadari penguin tua itulah yang bernama Big Z, seekor penguin legendaris dalam dunia perselancaran. Cody sengan sekali mengetahui hal itu lalu ia memintanya untuk mengajarinya berselancar sehingga ia dapat memenangkan kompetisi berikutnya. Cody banya belajar dari Big Z bagaimana menjadi peselancar yang hebat dan terkenal.

Tiba saatnya kompetisi berikutnya dimulai. Cody kembali menjadi peserta dan mengikuti perlombaan itu. Tidak berbeda dengan kompetisi sebelumnya, para penantangnya pun masih sama. Kompetisi demi kompetisi diikutinya sampai pada akhirnya tiba dibabak final. Dibabak final ini hanya tingaal Cody, Tank, dan Chicken Joe. Pada saat perlombaan, Tank melakukan kecurangan yang membuat Cody gagal dalam memenangkan kompetisi itu. Perlombaan diakhiri dengan Chicken Joe yang keluar sebagai pemenang tetapi Cody tidak merasa sedih karena ia sudah mendapatkan pengalaman yang luar baisa dari kompetisi itu.

Begitulah isi ceritanya. Cerita yang simple dengan durasi singkat hanya 75 menit tapi cukup banyak memberikan pesan positif yang patut diingat dan diteladani. Surf's Up disutradarai oleh Ash Brannon yang pernah menulis cerita Toy Story 2 dan A Bug's Life di Pixar, karena itu jangan heran kalau Surf's Up merupakan sebuah film animasi yang aman-aman saja untuk dikonsumsi seluruh anggota keluarga. Tidak banyak kata-kata kasar maupun kekerasan yang terjadi di film ini sehingga mengajak anak-anak atau adik kecil anda untuk menonton tidak akan 'berbahaya'. Berbeda dengan film animasi lain, Surf's Up dibawakan dengan format reality show bukan dengan alur cerita narasi seperti biasanya. Inilah hal yang membuat Surf's Up menjadi sangat unik dan lain daripada yang lain.

No comments:

Post a Comment